Thursday, December 23, 2021

A glimpse of 2021



What a year...

Di tahun 2021 ini kami betul2 menjalani masa new normal. Segala pembatasan dilonggarkan sehingga sudah bisa banyak beraktivitas di luar rumah. Kami beberapa kali ke mal, sering makan di luar, mulai ga takut lagi kumpul2 bersama teman, dan juga rapat2 di hotel. Meski sangat terbatas, anak2 juga sudah mulai belajar di sekolah. 





Hal itu kami syukuri, meski di pertengahan tahun harus menahan napas lagi karena serangan varian Delta yang dampaknya lebih ngeri daripada first outbreak. Masa new normal digabung dengan lebih mudah menularnya varian Delta membuat BOR rumah sakit full teng! Ada masa2 dimana suara ambulance terdengar beberapa kali dalam sehari. Semua WAG hampir tiap hari memberitakan berpulangnya kenalan2. Di saat itu kami berlindung lagi dalam kehangatan rumah dan menghindari bepergian.


Bagaimana dengan pekerjaan? Alhamdulillah pekerjaan bapak aman terkendali. Pekerjaan ibu juga ga ada habis2nya. Yang gw ingat adalah, 2021 diisi dengan kejar2an deadline dr awal sampai akhir tahun. Hahahaha. Alhamdulillah, semua dapat terlewati dengan baik. Di tahun ini pun gw memantapkan diri untuk kembali ngurus persiapan S3. Di akhir agustus lalu sudah ikut IELTS dan alhamdulillah dapat skor yang lebih tinggi drpd 2018 lalu. Lumayanlah itu sebagai bekal buat daftar2 sekolah. Target sd minggu depan adalah menyelesaikan proposal. Ayo semangat Ibu!


Kami pulang kampung 2 kali di tahun ini. Pulang kampung pertama adalah habis lebaran lalu. Saat itu kami rame2 pulang bareng keluarga Mba Tia dan Tante Indah. Kebayang betapa bahagianya anak2 krn bisa kumpul dengan sepupu2nya. Beberapa minggu yang lalu, kami juga pulang kampung lagi. Kali ini mendadak, karena ada kedukaan di keluarganya si bapak. Lik Slamet, suami dari adiknya Mbah Ti, meninggal dunia. Hal itu membuat kami tersadar bahwa kami sudah makin menua, dan satu per satu kerabat dekat mulai berpulang. 



Satu hal lagi yg bikin sedih di tahun ini adalah kucing kami Cemplun mati karena sakit. Hikkssss....sedihnya ga terkira. Cemplun sudah kami rawat sejak 3 tahun lalu. Kucing itu selalu semangat dan senang berpetualang. Dia ga pernah nyaman di dekat orang asing, namun selalu tenang kalau bersama keluarga kami. So long ya Mplun...


Namun begitu, seperti tahun lalu, ada banyak yang kami syukuri di tahun ini. Allah Maha Baik, dan selalu Maha Benar atas apapun yang Dia putuskan untuk keluarga kami. Keluarga kami tetap sehat dan tidak kekurangan apapun di masa yang masih sulit ini. Allah juga memudahkan segala urusan2 kami. Dua hal itu aja udah amat sangat kami syukuri. Semoga tahun-tahun mendatang juga dapat kami jelang dengan kesehatan dan kebahagiaan yang sama. Amiiin...


Trus, apa nih resolusi 2022? Untuk gw sendiri, resolusinya adalah jadi lebih sehat dan jadi mahasiswi S3. Wkwkwkwkwkw... So, we prepare to say goodbye to amazing 2021, and welcoming a misterious 2022!


-the wife-